Tampilkan postingan dengan label fislsafat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label fislsafat. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 16 Juli 2011
Rabi’ah Perindu Cinta Allah
Rabi’ah binti Ismail al-Adawiyah tergolong wanita sufi yang terkenal dalam sejarah Islam. Dia dilahirkan sekitar awal kurun kedua Hijrah berhampiran kota Basrah di Iraq. Dia lahir dalam sebuah keluarga yang miskin dari segi kebendaan namun kaya dengan peribadatan kepada Allah. Ayahnya pula hanya bekerja mengangkut penumpang menyeberangi Sungai Dijlah dengan menggunakan sampan.Pada akhir kurun
Al Hallaj, Antara Drama Ilahi dan Tragedi Penyingkapan Rahasia
Abad ketiga hijriyah merupakan abad yang paling monumental dalam sejarah teologi dan tasawuf. Lantaran, pada abad itu cahaya Sufi benar-benar bersinar terang. Para Sufi seperti Sari as-Saqathy, Al-Harits al-Muhasiby, Ma’ruf al-Karkhy, Abul Qasim al-Junaid al-Baghdady, Sahl bin Abdullah at-Tustary, Ibrahim al-Khawwash, Al-Husain bin Manshur al-Hallaj, Abu Bakr asy-Syibly dan ratusan Sufi lainya.Di
Senin, 30 Mei 2011
Mencari Muara Ajaran Syekh Siti Jenar
Syekh Siti Jenar (SSJ) adalah nama yang tak pernah lekang. Ungkapan itu tidaklah berlebihan, apabila kita mau mencari buku-buku, maupun babad yang pernah diterbitkan. Kepopuleran SSJ di masyarakat setingkat dengan kepopuleran Wali Songo, hanya saja ajaran SSJ dianggap ‘sesat’ lantaran ajaran ‘Manunggaling Kawula Gusti’ (MKG) atau dalam bahasa Arabnya Wahdatul Wujudnya telah melawan syariat
Hubungan Agama Dan Ilmu Menurut Einstein
Selama abad yang lalu, dan sebagian abad sebelumnya, tersebar luas pandangan bahwa ada pertentangan yang tidak dapat didamaikan antara ilmu dan agama. Pandangan yang dianut oleh tokoh zaman itu adalah bahwa sudah saatnya iman digantikan oleh pengetahuan. Iman yang tidak bersandar pada pengetahuan adalah takhayul, dan karenanya harus ditolak. Menurut konsepsi ini, fungsi satu-satunya pendidikan
Ideologi Politik dan Filsafat Demokrasi
Berbicara tentang ideologi politik, terdapat satu pendapat tentang adaya reduksionisme ideologis oleh Germindo dalam Varma (2002: 116). Diantara sebab-sebab utama, Germino menunjuk pada reduksionisme ideologis dari Tracy, Comte dan Marx dalam Varma (2002: 116) sebagai penyebab terpenting munculnya pemikiran tentang reduksionisme yang berkembang hingga saat ini. Tracy merupakan orang pertama yang
Langganan:
Postingan (Atom)