Tampilkan postingan dengan label renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label renungan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 16 Juli 2011

Cinta Laila Majnun

Hanya ingin menumpah kataLaila Majnun, sebuah kisah dari cerita rakyat arab, tentang kecantikan seorang gadis bernama Laila, yang menarik hati seorang pemuda, Qais keturunan Bani Amir.Qais yang semula pandai, gagah dan berasal dari kabilah terhormat, menjadi majnun alias gila, karena kasihnya yang tak sampai. Qais, yang tersiksa karena takdir yang selalu memusuhinya, sedang hasrat tak mampu

Jalaluddin Rumi, Menggapai Cinta Ilahi dengan Menari

Ia sufi besar, Penyair besar, dan Fuqaha yang Handal. Ia mendirikan tarekat Darwisy Berputar yang terkenal dengan tarian ritualnya.Puisi karya Jalaluddin Rumi dikenal luas, dan menjadi sumber rujukan bagi setiap kajian mengenai dunia sufi selama beberapa abad terakhir. lahir pada 30 September 1207 M di Balkh (kini Afganistan) dari keluarga Bangsawan. Ayahnya Baha’ Walad, adalah seorang Fuqaha (

Senin, 11 Juli 2011

Menekan Pikiran Negatif Pada Diri Anda

Ketika apa yang kita rencanakan tidak sesuai rencana atau malah gagal sama sekali, maka perasaan anda akan menjadi kacau, tekanan darah meningkat dan kita dengan mudah merasa depresi. Sebagian besar manusia pasti pernah mengalami hal ini, stress dan depresi merupakan bagian hidup dari manusia terutama jika ia tertimpa masalah atau musibah. Yang lebih parahnya suasana stress dan depresi akan

Minggu, 10 Juli 2011

Filsafat Kehidupan (Sebuah Refleksi)

Filsafat, sejauh yang saya pahami makna filsafat sesungguhnya adalah berpikir. Artinya apabila anda sedang berpikir itu artinya anda sedang berfilsafat. Jadi, apapun yang orang keluarkan dan itu melalui proses berpikir… itulah filsafat. Kesimpulannya subtansi filsafat adalah “Berpikir”.Kemudian yang kedua Hidup. Kalau menurut saya hidup itu adalah waktu dimana manusia bernyawa, tumbuh, dan

Darwin

Darwin, lelaki pemalu itu, tak ingin membunuh Tuhan. Ini agaknya yang sering dilupakan orang sampai hari ini, ketika dunia memperingati 200 tahun hari lahirnya, 12 Februari.Menjelang akhir hidupnya, ia hanya mengatakan bahwa ia ”harus puas untuk tetap jadi seorang agnostik.” Teori evolusinya yang mengguncangkan dunia pada akhirnya bukanlah penerang segala hal. Ketika ditanya mengapa manusia

Di Zaman yang Meleset

Kata sebuah kisah, John Maynard Keynes pernah membuang sebakul handuk kamar mandi ke lantai di tengah sebuah pembicaraan yang serius. Orang-orang terkejut. Tapi begitulah agaknya ekonom termasyhur itu menjelaskan pesannya: Jangan takut berbuat drastis, untuk menciptakan keadaan di mana bertambah kebutuhan akan kerja. Dengan itu orang akan dapat nafkah dan perekonomian akan bisa bergerak.Waktu itu

Perlunya Ilmu Kematian

Oleh : Emha Ainun NadjibEngkau tentu ingat bahwa puasa terkadang dipakai sebagai alat politik. Sering baca di koran berita tentang orang mogok makan? Mogok makan adalah senjata politik pamungkas, suatu jenis political pressure, sesudah cara lain, misalnya perlawanan kekuasaan, pemberontakan militer dsb, tidak mempan atau tidak mampu membawa pelakunya memperoleh apa yang dikehendakinya. Mogok

Bukan Kesesatan Benar Menusuk Kalbu

Oleh : Emha Ainun NadjibJangankan menjadi Nabi, jadi manusia saja, siapa yang benar-benar lulus? Alangkah mengagumkan sahabat-sahabat yang gagah menyertakan kata Ulama, Kiai, Ustadz, Syekh, Maulana, di depan namanya. Yang tanpa hati ragu memakai surban di kepalanya, mengenakan jubah semampir pundaknya, terlebih lagi rangkaian butir tasbih di jari-jemarinya. Apakah beliau sangat meyakini diri,

Soekarno – Sejarah Yang Tak Memihak

I received a chain email on W.S. Rendra, one of the most prominent Indonesian poets, which I find it absolutely fascinating. For long, I have tried to express my opinion on the recent death of Indonesia’s former president Suharto but not as eloquently as he did. My patriotism crumbled knowing that the democracy that we claimed is nothing but a hypocrisy of the the New Order. I am utterly

Era Wayang, Orde Kethoprak & Dunia Togog

Marilah mengaku saja bahwa pusat perhatian kita adalah Raja-Raja. Marilah tak usah menutup-nutupi bahwa kecendrungan utama historis kita adalah memajang Raja-Raja di layar psikologi kebudayaan kita; baik terpatri di benak kita masing-masing maupun yang terungkap di panggung-panggung sosial kita.Masyarakat menikmati kenduri dan tumpengan nasional dengan menu isu tentang Raja-Raja dan

Sabtu, 09 Juli 2011

Apakah Tertawa Itu Sehat?

Kau menyukai lelucon dan aku menyukai tertawa. Justru ketika kita menyadari, dengan sedikit sakit, harapan yang sulit dipenuhi, impian yang rasanya mustahil. Tampaknya lawak bisa juga sebuah tanda murung. Atau ketakmampuan mencapai. Atau kesia-siaan.”Bawa masuk para badut!”, konon begitulah bisik di belakang panggung bila sebuah pertunjukan terasa jadi hambar dan harus diselamatkan, agar para

Kaki Langit

DI makam pahlawan tak dikenal, kita diberi tahu : ada seorang yang luar biasa berjasa, tapi ia tak punya identitas. Ia praktis sebuah penanda yang kosong. Tapi hampir tiap bangsa, atau lebih baik: tiap ide kebangsaan, memberi status yang istimewa kepada sosok yang entah berantah yang terkubur di makam itu.Orang yang pertama kali melihat fenomen itu adalah Benedict Anderson. Dalam Imagined

Pada Mulanya Adalah Kertas-Kertas Minyak

PertamaPada mulanya adalah kertas-kertas minyak. Pada suatu hari di tahun 1947, penghuni kampung di tepi kota itu merekat-rekatnya jadi bendera, merah-putih kecil, yang dilem pada bilah bambu. Mereka memasangnya di pintu-pintu rumah. Beberapa jam kemudian seregu tentara pendudukan melewati kampung itu. Insiden terjadi. Letnan Belanda itu menyuruh semua bendera dicopot. Tak ada yang melawan. Tapi

Bukan - Pasar

DI tiap pasar selalu ada yang bukan-pasar. Dan itu dibutuhkan. Ada pohon-pohon yang meneduhi kaki lima. Ada sumur di halaman belakang yang dipakai ramai-ramai. Ada peturasan untuk buang air siapa saja. Dan tak jauh dari sana, ada jalan raya dengan rambu-rambu lalu lintas.Semua itu menopang kehidupan pasar itu, meskipun tak jadi bagian yang dikendalikan pasar dan kesibukannya: tak seorang pun bisa

Baku, Perbatasan dan Kematian

Ini sebuah cerita yang terjadi kurang-lebih 100 tahun yang lalu, ketika Eropa bersentuhan dengan Asia, dan seorang bangsawan muslim jatuh cinta pada Nino. Gadis ini teman sekolahnya, beragama Kristen, dan semua itu terjadi di sebuah tempat yang pas untuk cerita seperti ini: di Baku, di tepi Laut Kaspia itu, di mana Georgia, Armenia, dan Azerbaijan bertemu, di sebuah wilayah yang berada di bawah

Jakarta, Akan Runtuh Pelan-Pelan

Jika kota ini runtuh, pelan-pelan, dan air bah yang mengepungnya selama berhari-hari ini datang sebagai perusak terakhir yang dingin dan diam, kota ini akan jadi sebuah cerita tentang negeri yang dihabisi oleh kekuatan jahat yang tak tampak tapi ganas.Jika hujan tak punya lagi bukit dan hutan, jika curah air tak punya tempat yang menyerap dan menyimpannya, pasti ada kekuatan keji yang bekerja.

Kamis, 07 Juli 2011

The Death of Sukardal

Sukardal, 53, tukang becak mati gantung diri, karena becaknya tgl 2 juli 1986 disita petugas tibum. Seorang dari sekian ratus ribu yang kehilangan mata pencarian di indonesia. ia mati tapi tidak membisu. SUKARDAL menggantung diri pada umurnya yang ke-53.Tukang becak tua ini kehilangan becaknya, pada tanggal 2 Juli 1986 malam, di sebuah perempatan Kota Bandung. Para petugas Tibum, sesuai dengan

Rabu, 06 Juli 2011

Ketika Setan Sudah Mengajak Manusia Untuk Beribadah

Sahabat Abu Hurairah RA pernah diamanati Nabi SAW untuk menjaga gandum hasil zakat. Tiba-tiba di malam hari, ada lelaki yang mencuri gandum itu. Ia lalu ditangkap oleh Abu Hurairah RA. “Kamu akan kubawa kepada Nabi SAW,” kata Abu Hurairah kepada pencuri itu. Namun, pencuri itu memelas. Dengan bujuk rayunya, dia mengatakan, sudah seminggu anak dan istrinya belum makan. Abu Hurairah akhirnya

Selasa, 05 Juli 2011

Arti Sahabat : Paku dan Pagar

Pernah ada anak lelaki yang berwatak buruk. Ayahnya memberi dia sekantung penuh paku, dan menyuruh memaku satu batang paku di pagar pekarangan setiap kali dia kehilangan kesabarannya atau berselisih paham dengan orang lain. Hari pertama dia memaku 37 batang di pagar. Pada minggu-minggu berikutnya dia belajar untuk menahan diri, dan jumlah paku yang dipakainya berkurang dari hari ke hari. Dia

Kisah Seekor Serigala Tua yang Lumpuh

Alkisah ada seseorang yang sedang melintasi hutan dan melihat ada seekor serigala yang keempat kakinya lumpuh. Serigala itu hidup berdiam di mulut sebuah gua. Meski serigala itu lumpuh namun tubuhnya tetap kuat dan sehat.Orang ini lalu ingin tahu bagaimana serigala itu bisa mempertahankan hidupnya dengan keempat kaki yang lumpuh. Dari kejauhan ia memperhatikan serigala itu sepanjang