Tampilkan postingan dengan label ulat bulu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ulat bulu. Tampilkan semua postingan
Rabu, 20 April 2011
Pestisida Jalan Terakhir Basmi Ulat Bulu
Pemerintah diharapkan tidak buru-buru menerapkan sistem penyemprotan pestisida terhadap hama ulat bulu yang mulai menyerang beberapa wilayah Lampung sepekan terakhir, kata akademisi Universitas Lampung."Pestisida adalah jalan terakhir untuk membasmi ulat bulu tersebut, dan sebaiknya penggunaannya diminimalkan," kata Ketua Jurusan Hama Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Lampung,
Ribuan Ulat Bulu Serang Pohon Mangga di Jambi
Ribuan ekor ulat bulu juga muncul di Provinsi Jambi dan menyerang pohon mangga milik warga Dusun Pasar Pematang Lumut, Desa Pematang Lumut, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. lihat juga Penyebab wabah Ulat BULU , Ini Wabah Ulat Bulu Terparah dalam Sejarah"Untuk sementara ini baru menyerang di daerah Betara," kata Kepala UPTD Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura
Rabu, 13 April 2011
Pemuda Garut Hobi Makan Ulat Bulu
Nurdin Saat orang-orang di sejumlah daerah seperti Probolinggo Jawa Timur serta Sumedang dan Garut dilanda ketakutan akibat serangan ulat bulu, lain halnya dengan Nurdin (30).Warga Kampung Cimuncang, Desa Karangtengah, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut ini malah mempunyai hobi memburu berbagai jenis ulat, termasuk ulat bulu. Baca Foto-foto Serangan Ulat Di ProbolinggoIronisnya
Inilah Tips dan Cara Membasmi Ulat Bulu
Kepala Dinas Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta, Ipih Ruyani menuturkan empat cara berikut ini diharapkan bisa memperlambat pergerakan hama ulat bulu. Hal tersebut disampaikan Ipih, di Balaikota, Jakarta. Cara-cara yang bisa dilakukan yakni:lihat Ini Wabah Ulat Bulu Terparah dalam Sejarah , Foto-foto Serangan Ulat Di Probolinggo Lakukanlah pengamatan populasi ulat bulu pada permukaan daun
Senin, 11 April 2011
Ribuan Ulat Bulu Juga Serang Pati, Jawa Tingah
Wabah serangan ulat bulu semakin merajalela, Bahkan kini wabah hewan berbulu ini telah menyebar sampai jawa tengah, Tepatnya di Kabupaten Pati, Kecamatan Kayen. Sejak pertama kali diketahuai warga beberapa hari lalu, Kini (11/4/2011) jumblanya sudah mencapai ribuan ekor. Ribuan hewan ini menempel pada tembok-tembok rumah warga dan pepohonan disekitar rumah.Bca juga Perubahan Iklim Tingkatkan
Langganan:
Postingan (Atom)